;

Ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik, Pertamina Siap Bangun Pabrik Baterai

05 Sep 2019 Bisnis Indonesia
Ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik, Pertamina Siap Bangun Pabrik Baterai

PT Pertamina (Persero) siap membangun pabrik baterai lithium-ion pada 2021, sementara itu pemerintah berkomitmen untuk memacu penguatan ekosistem kendaraan bermotor listrik. Pabrik tersebut akan menelan investasi US$80 juta per jalur. Pabrik akan menjadi kelanjutan proses produksi dari pabrikan di kawasan industri di Marowali yang menghasilkan chemicals yang akan menjadi bahan baku anoda atau katoda. Pabrik dirancang berlokasi di Pulau Jawa. Sedangkan di Morowali, industri material baterai telah membenamkan investasi senilai US$4 miliar. Pemerintah juga telah melarang ekspor nikel ore, yang merupakan bahan dasar sel baterai. Sebelumnya, beberapa perusahaan berencana memproduksi sel baterai mulai 2020, dan meminta fasilitas insentif tertentu. 

Respon pelaku usaha terhadap kehadiran aturan kendaraan listrik sangat baik. Pemerintah juga tengah menyiapkan skema insentif perpajakan termasuk pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM). Standardisasi stasiun pengisian daya listrik dan standardisasi baterai adalah bagian dari ekosistem yang harus dibentuk dalam rangka percepatan masuknya Indonesia ke era kendaraan listrik. Sementara itu, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) akan membangun 5 fast charging station, 1 ultrafast charging, dan 10 charging station di Jakarta pada tahun ini. PLN juga menyiapkan insentif bagi konsumen yang memiliki mobil listrik berupaya gratis biaya penambahan daya listrik. Untuk pemilik sepeda motor, diskon 75% ditambah keringanan tarif 30% jika melakukan pengisian daya pada malam hari. Diskon itu berlaku hingga akhir 2019.

Download Aplikasi Labirin :