INA Siap Investasi Rp 30 Triliun Tahun Ini
JAKARTA, ID– Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) berencana investasi hingga Rp 30 triliun tahun 2023. Investasi itu akan menyasar ke sektor energi, infrastruktur, infrastruktur digital, dan kesehatan. CEO INA Ridha Wirakusumah mengatakan, sejak 2021 atau tahun pertama beroperasi, INA sudah menggelontorkan dana investasi sekitar US$ 200 juta dan tahun ini akan naik 10 lipat. Saat ini, INA berpeluang mengamankan investasi senilai US$ 27 miliar lebih. “Kami sebelumnya sudah mengumumkan investasi di sektor kesehatan dan infrastruktur jalan tol. Selanjutnya, kami akan masuk ke e-commerce yang investasinya segera kami analisasi,” ungkap Ridha dalam wawancara bersama Bloomberg di Hong Kong, dikutip Rabu (11/1/2023). Di event G20 tahun 2022 lalu, Ridha menambahkan, INA bersama perusahaan baterai dan teknologi asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Limited (CATL), telah mengumumkan komitmen investasi di industri baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebesar US$ 2 miliar. (Yetede)
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023