Proyek Smelter & Berkah Kelistrikan Nasional
Penyetopan pembangunan pembangkit listrik tenaga uap berbasis batu bara pun membuat pasokan listrik dari PLN sebagai alternatif di tengah masih tingginya investasi untuk pengembangan pembangkit listrik berbasis energi baru dan terbarukan (EBT) di dalam negeri. Terlebih, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga menganjurkan pelaku industri smelter untuk mengambil listrik dari PLN, dan menjadikan opsi membangun pembangkit listrik mandiri sebagai opsi terakhir. Hal itu pun sesuai dengan amanat transisi energi yang tertuang dalam Peraturan Presiden No. 112/2022 tentang percepatan Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Gregorius Adi Trianto, EVP Komunikasi Korporat & TJSL PLN, memastikan kesiapan perseroan dalam menyiapkan infrastruktur kelistrikan guna menopang proyek penghiliran yang akan berlangsung di berbagai wilayah di Nusantara. Selama ini, PLN juga tercatat memiliki reputasi yang baik dalam memenuhi kebutuhan listrik untuk smelter. Misalnya, pada awal 2023 perusahaan melaksanakan pengisian tegangan pertama Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang menghubungkan Bukuan dan PT Kalimantan Ferro Industry (KFI). Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan perseroan bakal lebih hati-hati dalam menghitung penambahan daya terpasang untuk mendukung operasi smelter di Tanah Air. Alasannya, apabila perhitungannya meleset dengan realisasi investasi smelter justru akan memperlebar kondisi kelebihan pasokan atau over supply listrik yang terjadi belakangan.
Postingan Terkait
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023