OJK: Teruslah Investasi Jangan Wait dan See
JAKARTA, ID – Ketika bursa global digambarkan mencekam dan cenderung brutal sepanjang 2022, pasar saham di Indonesia cukup resilien serta ke depan tetap prospektif dan potensial. Dengan fundamental ekonomi yang kuat dan berbagai indikator yang positif, tidak ada kata wait and see untuk pasar modal di Indonesia dan investor jangan ragu untuk terus berinvestasi. Terlebih lagi pertumbuhan jumlah investor sangat agresif, kini mencapai 10,3 juta dan 58,7% adalah generasi zilenial. Rasio kapitalisasi pasar terhadap Produk Domestik Bruto juga masih 50%. Hal itu merefleksikan potensi Indonesia masih sangat besar dan terbentang luas, apalagi didukung oleh daya tahan perekonomian yang sangat kuat. “Karena itu, tidak ada istilah wait and see untuk investasi di Indonesia. It’s all about investment, investment, and investment. Kita harus siap untuk itu dan kita harus dorong momentumnya,” kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar pada seremoni pembukaan pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (2/1/2023). (Yetede)
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023