;

LIBURAN AKHIR TAHUN Gugur Gunung Menjaga ”Nama Baik” Pariwisata Karimunjawa

29 Dec 2022 Kompas (H)
LIBURAN AKHIR TAHUN
Gugur Gunung Menjaga ”Nama
Baik” Pariwisata Karimunjawa

Ibarat ”buntung” akibat penghentian pelayaran ke Pulau Karimunjawa, Jepara, Jateng, tak lantas membuat para pelaku usaha wisata berhenti memberikan pelayanan prima kepada wisatawan. Mereka pun ”gugur gunung” menjaga keselamatan turis dan keberlanjutan wisata Karimunjawa. Cuaca di Pulau Karimunjawa pada Kamis (22/12) memburuk. Hujan turun sangat deras disertai angin dan petir. Tinggi gelombang kala itu 3,5-4 meter. Rata-rata tinggi lambung feri yang melayani penyeberangan hanya 3 meter. Karena itu, pemerintah setempat memutuskan menghentikan aktivitas pelayaran dari Jepara menuju Karimunjawa dan sebaliknya mulai Jumat (23/12) pukul 00.00. ”Setelah ada kabar itu, para pengurus hotel dan penginapan berembuk dan sepakat membantu meringankan beban wisatawan (yang tak bisa pulang). Kami memberikan potongan harga penginapan sampai 50 %,” kata Sudarmono, salah satu pemilik hotel di Karimunjawa, Rabu (28/12). Mereka juga sepakat memberikan fasilitas penginapan dan makanan gratis bagi pelancong yang tidak mampu membayar akomodasi selama terdampar di Karimunjawa. Di Karimunjawa sedikitnya ada 110 penginapan dan 20 hotel. Rata-rata kamar sudah dipesan wisatawan sampai 5 Januari 2023.

Kerugian ratusan juta rupiah karena cuaca buruk membayangi para pelaku usaha wisata. Selama aktivitas usaha pariwisata dihentikan, warga Karimunjawa bertahan hidup dengan uang tabungan. Mereka tidak bisa beralih kesektor perikanan karena aktivitasnya juga terhenti. ”Kalau ada pelaku usaha wisata atau masyarakat Karimunjawa yang kesulitan, nanti dibantu. Warga yang mampu iuran untuk membantu warga yang tidak mampu sehingga semuanya bisa bertahan bersama-sama,” ujar Sudarmono yang juga Ketua Perkumpulan Biro Wisata Karimunjawa. Upaya membantu 500 wisatawan yang tertahan di Karimunjawa juga dilakukan pemerintah. Pemkab Jepara bersurat kepada Kemenhub. Kemenhub menugaskan Kapal Motor Kelimutu milik Pelni mengevakuasi turis. KM Kelimutu merupakan kapal yang biasa melayani rute Surabaya-Sampit-Semarang-Kumai-Semarang-Karimunjawa. Kapal berbobot 1.400 ton dengan kapasitas 1.000 pe- numpang itu sebenarnya baru akan singgah di Karimunjawa pada Jumat (30/12). Dengan penugasan khusus, KM Kelimutu sampai di Karimunjawa pada Selasa (27/12). Pejabat Bupati Jepara Edy Supriyanta bersama anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jepara turut menjemput para wisatawan di Semarang, Rabu. ”Total ada empat bus disiapkan, dua bus dari Pemkab Jepara dan dua dari Pemprov Jateng,” ujarnya. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :