Xi Bantah "Jebakan Utang"
04 Sep 2018
Kompas
Pertemuan tingkat tinggi China-Afrika akan fokus pada keterlibatan Afrika dalam Prakarsa Sabuk dan Jalan. China membantah kerjasama tersebut membangun jebakan utang. Proyek tersebut dikritik karena dianggap menjadi "Jebakan Utang: bagi negara di Asia dan Afrika. Misalnya, Sri Lanka kini harus menjaminkan pelabuhannya selama 99 tahun karena tidak mampu membayar pinjaman sebesar 1,4 miliar dolar AS. Selain Sri Lanka, Pakistan Mongolia, Laos dan beberapa negara lain juga meminta China melakukan restrukturisasi utang karena negara tsb tidak mampu membayar pinjaman. PM Malaysia juga menangguhkan kerjasama pembangun rel kereta api senilai 20 miliar dolar AS dengan China.
China juga dikritik karena proyek-proyek yang dibiayai dengan pinjamannya itu dikerjakan lebih banyak oleh tenaga kerja China daripada warga lokal.] serta memiliki standar keamanan dan lingkungan yang buruk.
Postingan Terkait
Perdagangan AS-China
30 Jun 2025
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
28 Jun 2025
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Afrika Tunjukkan Inovasi Pembayaran Bebas Dolar
21 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023