Perusahaan Kejar Pertumbuhan Sehat
Co-founder dan Country Manager Glints diIndonesia Steve Sutanto saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (19/11) mengatakan upaya perekrutan di perusahaan-perusahaan relatif menurun. Rata-rata perusahaan yang berkecimpung di sektor ini sedang fokus mencapai pertumbuhan bisnis yang sehat agar mampu bertahan. Namun, tidak semua bisnis terdampak serupa dari isu ketidakpastian makroekonomi. Secara umum, bisnis yang menguntungkan dan arus kas positif berada dalam posisi baik untuk memanfaatkan bakat yang kuat mencari peran baru. ”Perekrutan massal di Indonesia telah mendingin, tetapi pertarungan mendapatkan talenta-talenta paling berbakat tetap memanas,” ujarnya. Menurut dia, masih ada perusahaan teknologi dengan posisi bisnis yang kuat yang tetap aktif mempekerjakan pekerja untuk peran komersial, seperti penjualan, demi menumbuhkan topline dengan margin sehat. Steve memandang fenomena itu sebagai koreksi pasar dan bersifat sementara.
Board of Member Asosiasi Modal Ventura untuk Start Up Indonesia Edward Ismawan Chamdani saat dikonfirmasi mengatakan, ia percaya sejumlah perusahaan rintisan bidang teknologi di Indonesia masih mencari talenta terampil kendati mereka sedang memprioritaskan kesehatan arus kas. Mereka mengutamakan strategi mengejar untung dalam merespons ketatnya pendanaan. Pekan ini, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) mengumumkan pemangkasan 12 % karyawan tetap atau 1.300 orang. Pemangkasan karyawan ini dilakukan demi menaikkan efisiensi. Keputusan GoTo ini menambah deretan perusahaan rintisan bidang teknologi di Indonesia yang melakukan PHK. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023