Main Tangkap Pengeritik G20
DENPASAR- Sejumlah aktivis Indonesia People Assembly (IPA) ditangkap pada saat berdemonstrasi menentang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi G20. Koordinator IPA, Raden Deden Fajrulloh, mengatakan demonstrasi menolak KTT G20 digelar didepan Universitas Udayana pada Selasa, 15 November 2022. Setelah sekitar 7 menit aksi berlangsung, kata Deden, sejumlah aparat dari Satuan Polisi Pamong Praja Bali datang dan membubarkan aksi. "Empat orang langsung dirampas dompet dan KTPnya dengan paksa, sementara koordinator lapangan aksi diarahkan masuk kampus untuk diinterogasi, sehingga barisan aksi menjadi terpisah setelah dibubarkan," kata Deden. Raden juga menuturkan aksi yang digelar di Denpasar kemarin merupakan lanjutan dari diskusi yang diselenggarakan di Universitas Udayana. Selain aksi di Bali, IPA melakukan aksi penolakan penyelengaraan G20 di sejumlah wilayah, seperti NTB, Maluku Utara, dan DKI Jakarta. Mereka menganggap agenda G20 ini sebagai pemborodan biaya. (Yetede)
Tags :
#InternasionalPostingan Terkait
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023