;

RI Masih Punya Celah Jaga Ekspor

Ekonomi Hairul Rizal 27 Oct 2022 Kompas
RI Masih
Punya
Celah Jaga
Ekspor

Masih ada celah menjaga kinerja positif ekspor ke negara-negara pasar utama Indonesia yang tengah mengalami inflasi. Sementara pemulihan ekonomi China masih berlanjut meskipun masih ada sejumlah kendala. Stagflasi tengah melanda sejumlah negara pasar ekspor tradisional Indonesia, seperti Amerika Serikat, China, dan kawasan Uni Eropa. Kendati begitu, Indonesia tetap berupaya menjaga kinerja ekspor ke dua negara dan kawasan tersebut dengan membidik sejumlah celah yang ada. Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag) Kementerian Perdagangan Kasan Muhri, Rabu (26/10/2022), mengatakan, AS, China, dan kawasan UE merupakan pasar utama ekspor Indonesia. Kendati kedua negara dan kawasan itu tengah mengalami stagflasi, masih ada sejumlah celah yang bisa dibidik dan dimasuki Indonesia. Di AS, meskipun ekonominya tengah terkontraksi, serapan tenaga kerjanya cukup tinggi. Tingkat pengangguran di AS pada September 2022 sebesar 3,5 persen atau turun dari bulan sebelumnya yang mencapai 3,7 persen. Per September 2022, ekspor Indonesia ke AS, China, dan UE turun. Badan Pusat Statistik mencatat, nilai ekspor RI ke UE pada Agustus-September 2022 turun atau minus 21,47 persen, AS -18,26 persen, dan China -0,09 persen. Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan, pada 2022, ekonomi AS tumbuh 1,6 persen, China 3,2 persen, dan kawasan Eropa 3,1 persen. Perlambatan pertumbuhan ekonomi itu masih akan berlanjut pada 2023. Pada tahun depan, ekonomi AS diperkirakan tumbuh 1 persen, China 4,4 persen, dan UE 0,5 persen.

Tags :
#Ekspor
Download Aplikasi Labirin :