;

Waspada Lonjakan Harga Pangan

Lingkungan Hidup Yoga 17 Oct 2022 Tempo
Waspada Lonjakan Harga Pangan

Harga bahan pangan, dari tepung terigu hingga beras, naik dalam beberapa pekan terakhir. Kendati pasokan pangan di dalam negeri dinilai relatif aman, Indonesia perlu bersiap menghadapi ancaman krisis pangan global. Pagi menjelang siang 16 Oktober 2022, suasana di Pasar Anyar, Kota Bogor, kian ramai dengan hiruk pikuk aktivitas jual-beli bahan pangan. Sejumlah pedagang dan pembeli sama-sama menceritakan satu hal yang sama: harga berbagai bahan pangan naik. Yeyet, pembeli di pasar tersebut, menceritakan bahwa sebagian besar harga bahan pangan melambung. Beberapa komoditas yang sangat terasa kenaikan harganya antara lain minyak goreng dan cabai. “Strateginya, kalau untuk bahan kebutuhan pokok, cari promo di supermarket. Sedangkan untuk bahan sayuran, beli di pasar tradisional,” ujar Yeyet saat ditemui Tempo di Pasar Anyar. Ke depan, dia sangat berharap harga berbagai bahan pangan bisa turun.

Berdasarkan wawancara dengan beberapa pedagang, mereka membenarkan bahwa harga sejumlah bahan pangan naik meski relatif tidak signifikan. Endang, penjual beras, mengatakan harga bahan pangan yang ia jual naik Rp 300-400 per kilogram. Akibat kenaikan harga tersebut, kata dia, jumlah pembeli beras di lapak dagangannya pun terasa berkurang dari biasanya. Bahkan tak jarang ia juga menerima keluhan dari pembeli mengenai kenaikan harga tersebut. Kendati demikian, pendapatannya dari berdagang masih relatif baik. "Tapi saya berharap pemerintah bisa meningkatkan daya beli masyarakat seperti dulu sebelum masa pandemi. Sekarang lemah sekali," tutur dia. Penjual sayuran bernama Rahmat mengatakan harga aneka pangan nabati relatif stabil. Bahkan beberapa harga sayuran mulai ada yang turun. "Harga cabai, kecuali cabai keriting, dan lainnya di sini mulai turun. Memang tidak semua turun, tergantung harga dari kebun.". (Yoga)


Tags :
#Pangan
Download Aplikasi Labirin :