MANUVER IPO BLIBLI
Kasak-kusuk rencana go public Blibli kini terjawab sudah. Pada kuartal IV/2022, Grup Djarum bakal memboyong PT Global Digital Niaga Tbk. atau Blibli untuk menggelar initial public offering atau IPO dengan target dana maksimal Rp8,17 triliun. Mayoritas dana yang diraih akan digunakan untuk membayar utang. Aksi IPO dieksekusi setelah Blibli mengumumkan pembentukan ekosistem Blibli Tiket yang merupakan hasil kolaborasi dengan PT Global Tiket Network atau Tiket.com, dan PT Supra Boga Lestari Tbk. (RANC) yang merupakan pengelola Ranch Market pada akhir pekan lalu. VP Public Relations Blibli Yolanda Nainggolan menjelaskan Blibli Tiket merupakan kampanye penyatuan ekosistem omnichannel Blibli bersama entitas anak Tiket.com, dam Ranch Market. “Ekosistem omnichannel Blibli Tiket memberikan kemudahan dan nilai tambah bagi para pelanggan, serta menyediakan layanan yang lebih lengkap, bermanfaat dan terintegrasi dari tiap channel dan platform di dalam ekosistem,” kata Yolanda kepada Bisnis, Jumat (14/10). Dalam prospektus yang diperoleh Bisnis, PT Global Digital Niaga Tbk. atau Blibli bakal menerbitkan sebanyak-banyaknya 17,77 miliar saham dengan nilai nominal Rp250 per saham dalam IPO. Jumlah itu setara dengan 15% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum saham perdana. Saham perdana Blibli dibanderol dengan rentang Rp410 hingga Rp460 per saham. Dengan demikian, Blibli berpotensi menggalang dana Rp7,28 triliun hingga Rp8,17 triliun dari IPO.
Tags :
#KorporasiPostingan Terkait
Duo Investor Raksasa Dibalik RS Hermina
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023