Ekonomi Digitalisasi Indonesia Bisa Kalahkan Tiongkok
Country Managing
Director Grab Indonesia Neneng
Goenadi mengungkapkan, nilai ekonomi digital Indonesia bisa mengalahkan Tiongkok. Karena Indonesia
memiliki kekuatan digitalisasi yang
masif. Bahkan, digitalisasi Indonesia sudah masuk ke pasar-pasar,
bahkan hingga kota-kota pelosok
di Indonesia.
“Nah, Kita harus bangga, karena
opportunity for us, is rich. Apalagi
kita kerja bersama. Telkom ada
infrastruktur, terus ada investornya
dari pak Nata (Sunata Tjiterosampurno, Senior Partner Northstar
Group). Ini kalau kita lihat, kalau
orang mengatakan, Indonesia bisa
menjadi big four, it will happen. Dan
saya percaya, kita juga bisa mengalahkan China (Tiongkok), karena
semua kota-kota kecil sudah maju.
Karena bisnis kami sudah sampai
di kota kecil, driver, merchant kami
ada di kota kecil,” kata Neneng
dalam acara Investor Daily Summit
2022 di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (11/10).
Neneng juga mengungkapkan
mengenai digitalisasi di Indonesia.
Menurut dia, kekuatan digitalisasi
Indonesia terlihat karena Indonesia diperhitungkan di Asean. “Google mengatakan, ekonomi digital Indonesia akan double di
2030. Penetrasi internet di pandemi itu 64%, post pandemi 74%, akselerasi cepat banget. Jadi kalau kita
bisa bilang, pandemi ada blessing in
disguise. Populasi masyarakat muda
Indonesia yang memahami seluler
juga tinggi, ini memicu ledakan
ekonomi digital,” ujar Neneng. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023