Presiden Inginkan Stabilitas Politik
Presiden Jokowi ingin memastikan stabilitas politik tetap terjaga hingga Pemilu 2024 selesai digelar. Ini karena stabilitas politik berpotensi terusik akibat perubahan haluan politik dari partai politik pendukung pemerintahan. Padahal, stabilitas politik menjadi hal krusial karena Indonesia akan menghadapi ujian berat akibat ketidakpastian ekonomi global. Keinginan memastikan stabilitas politik ini disampaikan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/10) saat ditanya terkait dengan materi pertemuannya dengan Ketum PDI-P yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Pertemuan keduanya berlangsung di Istana Batutulis, Bogor, Jabar, Sabtu (8/10). Pertemuan berselang lima hari setelah penetapan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai bakal capres Partai Nasdem yang merupakan salah satu partai politik pendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.
Menurut Presiden, tidak hanya dengan Megawati, pertemuan dengan ketua-ketua umum parpol lainnya juga intens digelar. ”Saya bertemu dengan ketua-ketua partai utamanya dalam rangka menjaga stabilitas politik karena situasi ekonomi global yang tidak jelas, yang tidak pasti, yang sulit ditebak, sulit diprediksi, sulit dihitung, sulit dikalkulasikan,” kata Presiden. Presiden tidak ingin persoalan besar dalam perekonomian global itu lantas mengusik perekonomian dalam negeri. ”Jangan sampai kita mau menjelang pemilu, padahal ada persoalan besar dalam ekonomi global terganggu ekonomi kita. Itu yang tidak kita kehendaki sehingga saya intens berbicara dengan ketua-ketua partai untuk itu,” ucap Presiden. (Yoga)
Tags :
#Isu LokalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023