Cacar Monyet Belum Berdampak ke Emiten
Kasus pertama cacar monyet alias monkeypox telah ditemukan di Indonesia, pekan lalu. Sejumlah emiten di sektor kesehatan pun ambil ancang-ancang untuk antisipasi merebaknya wabah ini.
Salah satunya PT Royal Prima Tbk (PRIM). Michael Mok Siu Pen, Direktur Royal Prima, menegaskan, pihaknya terus mengembangkan ketersediaan kapasitas dan ruang khusus (isolasi) untuk menangani penyakit menular, termasuk monkeypox. "Kami siap berperan jadi benteng ketahanan kesehatan nasional," kata Michael, Senin (22/8).
Antisipasi penanganan wabah cacar monyet juga dilakukan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA). "Kami akan mengikuti arahan dan petunjuk dari Menteri Kesehatan terkait hal tersebut," ujar Aditya Widjaja, Head of Investor Relations Mitra Keluarga.
Langkah antisipasi penanganan wabah monkeypox juga ditempuh emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius bilang, antisipasi dimulai dari program edukasi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan sarana laboratorium serta pengobatannya. "Kami akan mengedukasi soal vaksinasi dan mengembangkan kerjasama dengan pihak yang menguasai kompetensi di riset penyakit monkeypox ini," kata Vidjongtius.
Tags :
#KesehatanPostingan Terkait
Pemasaran Digital Rokok Menyasar Anak Muda
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023