;

Harga Gula Petani Diminta Dijaga

Harga Gula Petani Diminta Dijaga

Pada musim giling tebu tahun ini, petani mengajukan empat permintaan kepada pemerintah. Mereka meminta agar harga gula petani dijaga, realisasikan subsidi gula petani Rp 1.000 per kg, hentikan impor gula konsumsi dan bahan bakunya, serta perbaiki neraca gula nasional. Ketum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI) Soemitro Samadikoen (6/8) mengatakan, pemerintah perlu menjaga harga gula petani pada musim giling tebu dan lelang di level Rp 12.500 per kg. Saatini, harga gula petani masih di kisaran harga pokok pembelian (HPP), yakni Rp 11.500 per kg, bahkan ada yang menawar di bawah itu.

Harga gula hasil lelang itu jauh di bawah harga gula Kristal putih (GKP) atau gula pasir di pasar konsumsi yang dalam dua bulan terakhir ini di atas Rp 14.000 per kg. Padahal, pemerintah sudah mematok harga acuan penjualan (HAP) GKP di tingkat konsumen akhir Rp 13.500 per kg. Menurut Soemitro, jika gula petani dihargai di kisaran HPP, modal petani pasti akan tergerus. Pasalnya, seluruh komponen biaya produksi meningkat drastis, terutama pupuk yang berkontribusi 17 % dari biaya tersebut. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :