Inggris Cabut Subsidi Mobil Listrik Plug-in
Pemerintah Inggris pada Selasa (14/6) menyatakan akan mencabut subsidi sebesar 1.500 pound untuk setara US$ 1.800 kepada pembeli mobil listrik plug-in baru. Alasannya, pemerintah juga akan fokus pada pengembangan mobil listrik tipe-tipe yang lain. Tapi langkah tersebut tetap mengundang kemarahan para pelaku usaha otomotif. "Pemerintah hari ini mengakhiri skema hibah mobil plug-in untuk permintaan baru setelah berhasil memulai revolusi mobil listrik Inggris," bunyi pernyataan Departemen Transportasi Inggris, seperti dikutip AFP. Pemerintah mengklaim subsidi itu memang sifatnya sementara. Penjualan mobil listrik di Inggris telah meroket dari di bawah 1.000 pada 2011 menjadi hampir 100.000 dalam lima bulan pertama 2022 saja. Tapi pemerintah Inggris sekarang mengalihkan fokus untuk menyubsidi penjualan taksi listrik plug-in, motor, kendaraan niaga, truk, dan kursi roda listrik. Inggris berencana melarang penjualan baru mobil bensin dan mobil diesel mulai 2030. Langkah ini bagian dari ambisi Inggris mencapai emisi karbon nol bersih pada 2050. (Yetede)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023