Daerah Penghasil Komoditas Ekspor Pulih Lebih Cepat
Pemulihan ekonomi di sebagian besar daerah penghasil komoditas ekspor di sektor perkebunan dan pertambangan lebih cepat dari pada daerah-daerah yang bergantung pada pariwisata. Meski demikian, inflasi di daerah-daerah itu perlu dikendalikan guna menjaga daya beli dan mengakselerasi pemulihan. Berdasarkan data BPS, ekonomi nasional tumbuh 5,01 secara tahunan pada triwulan I-2022. Tiga motor utama penggerak pertumbuhan itu adalah konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,43 %, investasi 4,09 %, dan ekspor 16,22 %. Vice President for Industry and Regional Research Office of Economist Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dendi Ramdani (10/5) mengatakan, ekspor yang tumbuh kuat itu tidak lepas dari kenaikan harga sejumlah komoditas global, antara lain minyak mentah, CPO, batubara, timah, tembaga, dan nikel.
BPS mencatat, produk domestik bruto regional (PDRB) sejumlah daerah sentra kelapa sawit di Sumatera pada triwulan I-2022 tumbuh kuat dan diatas pertumbuhan ekonomi nasional. Di Provinsi Riau dan Jambi, misalnya, pertumbuhan PDRB-nya masing-masing 4,72 % dan 4,64 %. Adapun konsumsi rumah tangga Riau tumbuh 5,01 % dan Jambi 5,71 %. Perekonomian daerah penghasil nikel di Sulawesi dan Maluku juga tumbuh signifikan. Pertumbuhan PDRB Sulteng dan Malut pada triwulan I-2022 masing-masing 10,49 % dan 9,63 %. Konsumsi rumah tangga Sulteng tumbuh 3,84 % dan 7,57 %. Dendi yakin perekonomian daerah-daerah penghasil komoditas itu akan pulih cepat lantaran tertopang harga komoditas global yang hingga kini masih tinggi. Mobilitas dan belanja masyarakat selama masa Ramadhan-Lebaran 2022 juga akan mempercepat pemulihan. (Yoga)
Tags :
#Isu LokalPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023