Ingin Banyak Wisatawan Datang? Aturan Jangan Dibikin Rumit
Dulu, sebelum pandemi Covid-19, memilih tempat untuk berlibur ke luar negeri relative gampang. Tinggal urus visa (bila memang diperlukan), pesan tiket pesawat dan kamar hotel, beres. Namun, sejak pandemic Covid-19, kondisinya berubah dengan prosedur yang lebih rumit untuk masuk ke suatu negara demi memastikan keamanan semua orang. Anastasia Johansen (23), warga Norwegia, dan pacarnya. Setelah dua tahun tak bisa jalan-jalan kemana-mana gara-gara Covid-19, mereka memutuskan berlibur ke Thailand. Namun, beralih ke Vietnam karena prosedur masuk ke negara itu sekarang lebih mudah dan sederhana ketimbang Thailand. Bagi Johansen, prosedur Covid-19 bagi pengunjung asing yang akan masuk ke Thailand sekarang lebih rumit. Biaya untuk tes PCR pun mahal. Prosedur dan aturan masuk yang rumit di Thailand kini menyebabkan proses pemulihan industri pariwisata negara itu terhambat. Padahal, industry pariwisata menyumbang 12 % PDB Thailand sebelum pandemi Covid-19. Dari jumlah pemesanan tiket pesawat dan hotel lebih awal untuk tahun 2022,Thailand hanya mencapai 25 % sebelum pandemi, jauh di bawah Singapura (72 %) dan Filipina (65 %).
Banyak yang menyalahkan proses persetujuan pra-masuk atau Thailand Pass, yang butuh waktu lama, sampai paling cepat tujuh hari. ”Prosedur ini membunuh kami. Kalau sedang berada di Singapura, lalu ingin datang ke Thailand untuk akhir pekan, prosesnya susah,” kata Direktur Pelaksana Konsultan Perhotelan C9 Hotelworks, Bill Barnett. Kiran Stallone asal AS, yang masuk ke Thailand untuk mengunjungi keluarga, menuturkan, untuk mendapatkan Thailand Pass, dibutuhkan bukti vaksinasi, pertanggungan asuransi minimal 20.000 dollar AS, dan reservasi di hotel yang memenuhi syarat. Semua dokumen harus diajukan ke situs Pemerintah Thailand. Namun, proses mengunggah tak mulus. ”Situs pemerintah susah dinavigasi. Sampai-sampai saya harus minta tolong orang lain,” ujarnya. ”Ini menjadi tidak kompetitif untuk Thailand dan rumit bagi wisatawan karena kehilangan semua fleksibilitas,” kata Ketua Minor International Pcl yang juga taipan perhotelan, William Heinecke, kepada Reuters. Thailand Pass hanya bisa digunakan sepekan sebelum atau setelah tanggal yang ditentukan. Juru bicara satuan tugas virus korona Thailand, Taweesin Visanuyothin, mengatakan, kedatangan wisatawan meningkat seiring pelonggaran kebijakan-kebijakan terkait pandemic Covid-19. Namun, pelonggaran kebijakan pembatasan Thailand yang berubah-ubah membuat orang bingung. (Yoga)
Tags :
#PariwisataPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023