Perang Pangkas PDB Rusia dan Ukraina
Bank dunia menyampaikan laporan bahwa produk domestik bruto (PDB) Ukraina 2022 kemungkinan kontraksi 45,2%. Hal itu dikarenakan invasi yang dilancarkan Rusia telah menutup tempat-tempat bisnis, memangkas ekspor, dan membuat kegiatan ekonomi mustahil dilakukan disebagian besar di wilayah negara ini. Tidak hanya Ukraina, Bank Dunia juga memprediksikan PDB Rusia tahun ini turun 11,2% karena sanksi-sanksi finansial yang dijatuhkan oleh Amerika dan sekutunya terhadap Negara Beruang Merah itu, perusahaan-perusahaan pelat merah dan lembaga-lembaga lainnya. Bank Dunia yang berkantor pusat di Washington, AS itu, memperkirakan negara-negara berkembang dan maju di kawasan Eropa dan Asia Tengah mengalami kontraksi sebesar 4,1% pada 2022. (Yetede)
Tags :
#InternasionalPostingan Terkait
China Meminta Dukungan Lebih Besar dari AIIB
28 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023