IMF Sarankan 2 Model CBDC ke Indonesia
International Monetay Fund (IMF) menyarankan Indonesia mempertimbangkan dua model mata uang digital atau Central Bank Digital Currency (CBDC). Pertama, CBDC ritel atau rCBDC, dan kedua, adalah wholesale CBDC atau wCBDC. Dalam laporan bertajuk IMF Executive Board 2022 Article IV Consultation With Indonesia, salah satu desain CBDC yang sangat cocok dengan Indonesia adalah CBCD ritel atau rCBDC. Sebab, Indonesia merupakan salah satu negara yang masih mementingkan transaksi uang tunai. Menurut IMF, rCBDC dirancang sebagai perpanjangan uang tunai digital. Pada sistem ini yang berperan adalah perbankan. Bank komersial bisa mengubah cadangan mereka menjadi rCBDC untuk memenuhi permintaan pengguna dan tidak dikenakan bunga. Meski begitu, IMF juga melihat adanya potensi penggunaan bentuk CBDC lain, yaitu wholesale CBDC (wCBDC). Namun, akses wCBDC lebih terbatas, terutama terbuka untuk lembaga keuangan. Meski, model ini mampu meningkatkan efisiensi penyelesaian pasar keuangan.
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023