Di Bawah Bayang-Bayang Lonjakan Inflasi Tinggi
Siap-siap menghadapi lonjakan inflasi tinggi. Setelah harga pangan terkerek dalam beberapa waktu terakhir, kini harga minyak, gas bumi dan komoditas energi lain makin terkerek akibat perang Rusia-Ukraina. Harga minyak mentah jenis brent, misalnya, sempat menyentuh level US$ 105,07 per barel pada perdagangan Senin (28/2), sekaligus level tertinggi sejak tahun 2008. Pukul 21.00 WIB kemarin, harga brent turun tipis ke US$ 101,01 per barel. Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo mengakui, kita masih dibayangi inflasi tinggi. Untuk itu, BI akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kelancaran suplai bahan pokok.
Tags :
#InflasiPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
03 Feb 2026
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
26 Jun 2025
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
25 Jun 2025
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
24 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
23 Jun 2025
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
21 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023