Menjaga Denyut Pertumbuhan
Pemerintah mengklaim bahwa Indonesia telah mencapai pemulihan ekonomi, setelah sempat terperosok ke jurang resesi pada 2020. Kendati ancaman pandemi Covid-19 belum berakhir, pertumbuhan ekonomi negeri ini setidaknya telah kembali ke level yang sama atau bahkan sedikit melampaui pencapaian sebelum masa pagebluk. Pemulihan yang dimaksud mencakup sejumlah indikator mulai dari aspek produksi seperti manufaktur, perdagangan, dan konstruksi, hingga sisi permintaan yaitu konsumsi, investasi, dan ekspor. Indeks produk domestik bruto riil pada tahun lalu pun telah merangsek di atas angka 100.
Evaluasi yang komprehensif akan membantu pemerintah dalam memetakan kebutuhan dan mempertegas akselerasi pertumbuhan ekonomi selama masa pandemi Covid-19. Kita berharap, tren kasus penyebaran varian Omicron terus melandai dan dapat diminimalkan pada kuartal pertama tahun ini. Dengan begitu, angka pertumbuhan ekonomi yang lebih progresif dapat dicapai pada kuartal berikutnya. Artinya, pemerintah harus menyiapkan beragam skema stimulus untuk dunia usaha. Harus diingat, serapan dana PEN terbesar tahun lalu tersalurkan dalam bentuk skema insentif usaha. Realisasi tersebut cukup efektif mengatrol pertumbuhan ekonomi.
Tags :
#Pertumbuhan EkonomiPostingan Terkait
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Rendahnya Belanja Produktif Menghambat Pemulihan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023