Transportasi Udara, Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat
Pemilik maskapai Susi Air, Susi Pudjiastuti, berharap semua pihak bijaksana dalam melihat kasus pengusiran paksa maskapai miliknya dari hanggar di Bandara Robert Atty Bessing, Malinau, Kaltara. Menurut dia, kebutuhan masyarakat akan transportasi udara adalah di atas segalanya. Susi (4/2) mengatakan, tidak ada unsur politik dalam kasus pengusiran maskapai Susi Air tersebut. Namun, selaku pemilik maskapai, ia merasa prihatin atas kasus yang menimpanya tersebut, karena menyebabkan gangguan penjadwalan penerbangan lantaran pemeliharaan pesawat terganggu.
Sekretaris Perusahaan Susi Air Nadine Kaiser menambahkan, penghentian sementara pengoperasian pesawat Susi Air dari Malinau akan terjadi dalam 1-2 pekan ke depan. Pada prinsipnya, Susi Air tidak ingin menghentikan pengoperasian pesawat lantaran ada komitmen dengan pemerintah untuk pelayanan penerbangan selama satu tahun. Menurut kuasa hukum Susi Air, Donal Faris, manajemen menghitung kerugian yang ditimbulkan Rp 8,95 miliar. Menurut Sekda Kabupaten Malinau Ernes Silvanus, kontrak sewa hangar pesawat diperbarui setiap tahun. Pemkab Malinau memutuskan tidak memperpanjang kontrak Susi Air. (Yoga)
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
RI Kembangkan Industri Pesawat Amfibi
Peluang Bisnis PT Garuda Indonesia
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023