Dua Mata Pedang Kenaikan Harga Energi
Harga komoditas energi terus melejit. Misal harga minyak. Pukul 22.52 WIB kemarin, harga minyak west Texas intermediate kontrak pengiriman Maret 2022 mencapai US$ 88,15 per barel. Ini cuma turun sedikit dari harga sehari sebelumnya, di US$ 88,20 per barel, yang adalah harga tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyebut kenaikan harga minyak mentah yang tinggi dapat mendorong aksi akumulasi saham emiten sektor migas, seperti PT Medco Energi International Tbk (MEDC), PT Elnusa Tbk (ELSA) dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). Pergerakan saham tersebut sekarang ini mulai menunjukkan tren naik secara teknikal. MEDC misalnya. Kemarin, MEDC ditutup melemah 4,50% ke Rp 530 per saham. Tapi, dalam sepekan, saham MEDC sudah menguat hngga 9,96%. Harga saham ELSA dan ENRG juga melesat 9,52% dan 7,55% dalam sepekan terakhir.
Tags :
#MinyakPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023