Strategi Investasi Tahun Macan Air: Jalan Terjal Menghimpun Modal
Kendati berhasil menembus target investasi sepanjang tahun lalu, upaya otoritas penanaman modal untuk menggapai angka sasaran pada tahun ini cukup berat. Kendala itu mencakup belum tuntasnya reformasi birokrasi, ketidakpastian akibat varian baru Covid-19, dan tingginya target yang dipikul Kementerian Investasi.
Pada tahun ini, angka sasaran investasi ditetapkan sebesar Rp1.200 triliun, melonjak hingga 33,15% dibandingkan dengan realisasi pada tahun lalu yang senilai Rp 901,2 triliun.Target pada tahun ini memang cukup ambisius. Pasalnya, di dalam Rencana Strategis Badan Koordi-nasi Penanaman Modal (BKPM) 2020—2024, target pada tahun ini hanya di angka Rp 968,4 triliun. Adapun pada 2024 target penanaman modal ditetapkan sebesar Rp 1.239,9 triliun.
Di tengah sempitnya ruang manuver untuk menarik investor itu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyiapkan sejumlah strategi dalam rangka meloloskan target Rp1.200 triliun tersebut. Pertama, menagih komitmen realisasi penanaman modal dari investor penerima insentif yang mencapai Rp 200 triliun untuk dieksekusi dalam waktu dekat. Kedua, mempercepat realisasi dari komitmen investasi yang diperoleh pada tahun lalu. Ketiga, mencari pasar alternatif seperti Amerika Serikat (AS) dan Uni Emirate Arab (UEA), sembari menguatkan dominasi negara yang selama ini menjadi sumber modal utama seperti China, Korea Selatan, Jepang, dan Eropa.
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023