Garudafood Serap Kacang Petani Sragen
BUMDes Sido Mukti Bendungan dan PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, Senin (10/1), menandatangani nota kesepahaman penyerapan kacang tanah produksi petani Desa Bendungan, Sragen, Jateng. Kerja sama petani dan industri pengolah diharapkan memberi kepastian penyerapan hasil panen dan harga jual. Mentan Syahrul Yasin Limpo berkesempatan memanen kacang tanah secara simbolis, juga menyaksikan penandatanganan kesepahaman antara BUMDes Sido Mukti dan Garudafood sebagai offtaker atau penjamin serapan produk. ”Kami akan mengajak beberapa offtaker lain ke depan,” ujarnya. Berdasarkan data Pemkab Sragen 2021, total luas tanam kacang tanah mencapai 3.232 hektar, tersebar di 31 desa dan 12 kecamatan dengan 4.000 petani, hasil panen 14.544 ton.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati siap berkoordinasi dengan pelaku industri yang akan menyerap kacang di daerahnya, hanya, ia akan merancang ulang lebih terperinci konsep kerja samanya. Direktur BUMDes SidoMukti Bendungan Tomy Wibowo mengatakan, ”Dengan kerja sama ini, standar hasil pertanian terjamin. Perekonomian petani juga terangkat karena hasiltaninya pasti terjual”. Kabag Material Resource Garudafood Muhammad Fathoni mengatakan, pihaknya masih kekurangan pasokan kacang tanah. Kerja sama dengan petani disambut baik. Pihaknya siap menampung berapa pun hasil panen petani, pihaknya tak sekadar menyerap, tetapi juga membina, guna memastikan kualitas hasil panen sesuai standar kebutuhan produksi. (Yoga)
Tags :
#KomoditasPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023