Jangan Terlena dengan Bonanza Komoditas
Meski sedang menikmati harga tinggi CPO sepanjang 2021 di atas 1.000 dollar AS per ton dan mencapai titik tertinggi 1.390 dollar AS per ton, pada Oktober 2021, seluruh pihak di industri kelapa sawit nasional diharap tak terlena bonanza atau keuntungan besar lonjakan harga komoditas. Industri ini dibayangi kenaikan biaya produksi lebih besar dari kenaikan harga jual dipicu kenaikan upah minimum, sementara produktivitas tanaman belum optimal. Intensifikasi perlu didorong untuk memacu produktivitas.
Menteri Pertanian periode 2000-2004 Bungaran Saragih (22/12) berkata, produktivitas sawit Indonesia saat ini jauh di bawah potensinya. Data Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), produktivitas sawit rakyat 3,3 ton per ha, produktivitas sawit kebun BUMN 3,8 ton per ha dan kebun swasta 3,9 ton per ha, jauh dibawah potensi yang menurut riset PPKS bisa mencapai 7,8 ton per ha. Produktivitas bisa didorong melalui intensifikasi, antara lain melalui peremajaan tanaman. (Yoga)
Tags :
#SawitPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023