Waspadai Omicron, Batasi Mobilitas
Omicron sudah terdeteksi di Indonesia, tiga kasus terkonfirmasi dan 14 masih terduga. Meski bergejala ringan, bahkan tak bergejala, belum terbukti Omicron tak berbahaya. WHO umumkan Omicron beredar di 89 negara, sangat cepat menular dan bisa tembus pertahanan vaksin. Laporan peneliti Universitas Hong Kong, vaksin Sinovac tak tunjukkan antibodi cukup pada serum darah untuk netralkan Omicron, vaksinasi Pfizer-BioNTech, hanya sebagian yang miliki antibodi cukup menetralkan galur tersebut.
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan, Omicron menyebar sangat cepat, vaksin saja tak cukup, prokes dengan masker, jaga jarak, ventilasi baik, dan jaga kebersihan tangan wajib dilakukan. Kita perlu waspada, pandemi belum usai, Tes dan telusur kontak erat perlu digencarkan, penapisan pelaku perjalanan dari luar negeri diperkuat, Karantina pelaku perjalanan luar negeri harus dilakukan tanpa pandang bulu, supaya bisa melewati pandemi dengan selamat. (Yoga)
Tags :
#KesehatanPostingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023