PBB Ingatkan Kenaikan Harga konsumen di 2022
Badan perdagangan dan Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau UN’s Trade and Development Agency (UNCTAD) mengingatkan tentang lonjakan tarif angkutan peti kemas. Yang mana dapat diartikan sebagai harga yang lebih tinggi bagi konsumen pada tahun depan. Kecuali, permasalahan yang dipicu oleh pandemi virus corona Covid-19 dapat diuraikan.
Menurut UNCTAD, level harga impor global dapat meningkat sebesar 11% dan harga konsumen mencapai sebesar 1,5% diantara sekarang dan 2023. “Harga konsumen global akan naik secara signifikan ditahun depan sampai gangguan pada rantai pasokan pengiriman tidak terhalang. Serta kendala-kendala pelabuhan dan inefisiensi terminal ditangani.” Demikian pernyataan UNCTAD.
UNCTAD menyatakan bahwa pandemi telah memperbesar tantangan industri yang sudah ada sebelumnya terutama soal kekurangan tenaga kerja dan kesenjangan infrastruktur. UNCTAD menambahkan, prospek jangka menengah tetap positif tetapi tunduk pada resiko dan ketidakpastian yang meningkat. (Yetede)
Tags :
#InternasionalPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023