Ubah Kawasan "Angker" Jadi Kebun Sayur
PALEMBANG - Dalam waktu Singkat kawasan "angker" di Kelurahan Alang Lebar Kecamatan Alang Alang Lebar, tepatnya di samping SPBU Jalan Soekarno Hatta, disulap menjadi kawasan hijau.
Sejauh mata memandang nuansa hijau membuat kesan seolah kita hidup dalam suasana pedesaan. "Dulu ini merupakan semak belukar serta rawa-rawa. Takut orang ke sini, Pak. Tetapi, setelah kita bersihkan dan kita rawat kesan angker itu hilang sudah," jelas Zainuri (52), warga asal Belitang kecamatan OKU Timur.
Meskipun tak lagi menyandang kawasan angker. Tapi, jangan coba-coba kita berjalan ke rawa arah belakang perkebunan serta kolam ikan yang dikelola pria rantauan ini. Mengapa? Usut punya usut kawasan rawa dan terdapat lekungan menyerupai danau kecil di belakang perkebunan yang dikelola Zainuri, temyata ada hewan berbahaya.
"Banyak buaya di sana, pak. Kalau buaya ukuran 1 sampe 2 meter itu biasa. Tapi ada sepasang buaya yang berukuran kurang lebih 5 meter. Dan sudah banyak warga yang melihat," katanya.
Jadi jika ada pemancing yang nekat tentu sangat berbahaya. "Kalau ada pemancing biasanya akan kita tegur. Takut mereka menjadi korban keganasan buaya," jelasnya. Bercerita tentang dibangunnya kawasan rawa dan semak belukar menjadi perkebunan memang butuh perjuangan.
Selain harus waspada dengan binatang buas yakni buaya. Setiap hari, Zainuri, harus mengangkat akar pohon karet yang memenuhi areal perkebunan tersebut. "Ini tadinya lahan tidur. Selanjutnya saya meminta kepada pemilik H Rusli untuk menjadikan lahan ini menjadi lahan yang dapat menghasilkan," tuturnya.
"Karena boleh, akhirnya saya jadikan lahan ini menjadi lahan perkebunan lanjutnya. Di lahan seluas 2 hektare ini, selain menanam kangkung, seladeri, pokcay, sayur kisik, ubi kayu, mentimum jakarta, kacang panjang, kemangi serta sawi. Zainuri juga menghibur diri serta keluarganya dengan memelihara unggas serta ikan di kolam. Untuk ikut mengurus perkebunan, saat ini Zainuri dibantu sebanyak 6 orang yang merupakan anggota dari kampung kreatif Bumi Mas kecamatan Alang-alang Lebar. Untuk mendapatkan keahlian berupa pelatihan, pihak kecamatan menurut Zainuri, selalu mensupport penuh.
"Jadi untuk menambah ilmu yang kita miliki pihak kecamatan sering memberikan pelatihan-pelatihan bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kota Palembang," kata dia. Sementara itu, Camat Alang Alang Lebar Sariansyah, SSTP, MSI, melalui Sekcam M Yunizar, SSos, MS, mengatakan untuk membantu pelatihan pihaknya memang kerap mendatangkan penyuluh pertarnian dari dinas dan intansi terkait
"Kita berharap ini akan menjadi contoh, sehingga warga dikecamatan Alang-alang Lebar dapat mengikuti kegiatan positif seperti ini," kata dia singkat.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023