;

Produksi Bawang Merah, Sumbar Garap Varietas Ijo

Ekonomi Yuniati Turjandini 23 Sep 2021 Bisnis Indonesia
Produksi Bawang Merah, Sumbar Garap Varietas Ijo

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengembangkan komoditas bawang merah varietas batu ijo karena dinilai produksinya lebih tinggi dibandingkan dengan varietas lokal. Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan daerah pertama yang menjadi percontohan adalah desa atau Nagari Pandai Sikek seluas 10 hektar. "Ini merupakan arahan dari Balai Besar Sumbar Daya Lahan Balitbangtan Kementan RI," kata Nagari Pandai Sikek, Selasa (21/9).

Menurutnya produksi bawang merah varietas batu ijo terbilang berhasil. Sehingga kedepannya pengembangan bisa dilakukan, hasil panen mencapai 18 ton per hektar atau jauh lebih tinggi dari varietas lokal yang hanya 12-13 ton per hektar sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan petani. Selain itu, masa panen juga hanya butuh 70 hari. Sebanyak 70% masyarakat Tanah Datar berprofesi sebagai petani. Beberapa tahun terakhir fokus pada tiga komoditas yaitu cabe merah, bawang merah, dan jengkol.

Gubernur Sumbar Mahyeldi menyebutkan sektor pertanian adalah sektor yang paling potensial dikembangkan. Hal ini dikarenakan komposisi dari masyarakat yang menggantungkan hidup dari pertanian di daerah ini mencapai 58% dari total penduduk. "Jika sektor ini berkembang dan petani sejahtera maka semua sektor akan ikut mendapatkan imbas positif. Semua sektor ekonomi akan bergerak semua," katanya

Download Aplikasi Labirin :