Hyundai dan LG Mulai Bangun Pabrik Baterai EV US$ 1,1 Miliar
Hyundai Motor Group dan LG Energi Solution Ltd memulai membangun pabrik sel baterai kendaraan listrik (electric Vehicle/EV) di Karawang. Jawa Barat, dengan total investasi US$ 1,1 miliar. Kapasitas produksi terpasang pabrik ini mencapai 10 GWh sel baterai lithium-ion dengan bahan katoda NCMA (Nikel, kobalt, mangan, aluminium) per tahun. Kapasitas sebesar itu cukup untuk memenuhi kebutuhan 150 ribu unit mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV). Pembangunan pabrik ini untuk mendukung visi Hyundai menjadi pemain terdepan BEV dunia.
Adapun Chairman Hyundai Motor Group Euisun Chung, President & CEO Hyundai Mobis Sung Hwan Cho, dan President & CEO LG Energi Solution Jong-hyun Kim mengikuti acara itu secara virtual dari Korea Selatan. "Nilai tambahnya meningkat 6-7 kali lipat kalau nikel jadi sel baterai. Kalau jadi mobil listrik, nilai bertambah 11 kali lipat ," kata Presiden dalam seremonial peletakan batu pertama pabrik yang disiarkan secara virtual, Rabu (15/9).
Sel baterai yang diproduksi di pabrik Karawang ini akan diaplikasikan pada model kendaraan listrik milik Hyundai Motor dan Kia yang dibangun diatas platform khusus BEV, Elektronic-Global Modular Platfrom. Sementara itu Bahlil Lahdalia menuturkan, Hyundai akan memulai produksi mobil listrik paling lambat Mei 2022 di Indonesia. Hyundai membentuk konsorsium yang terdiri atas Hyundai Motor Group Company, Kia Corporation, Hyundai Mobis, dan LG Energy Solution untuk bekerjasama dengan PT Industri Baterai Indonesia. (YTD)
Tags :
#MobilPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Proyek Hilirisasi US6 Miliar Segera meluncur
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023