2,5 Juta Nasabah Gunakan Mobile Banking
PALEMBANG, TRIBUN - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pengguna mobile banking 2,5 juta nasabah. Angka ini naik pesat karena perkembangan teknologi membuat penggunaan transaksi non tunai dan meminimalisir nasabah ke kantor cabang dan migrasi membuat pengguna mobile banking naik. Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan pengguna mobile banking didominasi segmen milenial yakni usia di bawah 35 tahun dengan persentase 70 %.
Mobile banking BSI dikembangkan bukan hanya memberikan kemudahan transaksi perbankan saja tapi juga dilengkapi kemudahan layanan sosial dan spiritual. Kemudahan berdonasi bisa dilakukan langsung melalui mobile banking karena nasabah bisa berdonasi zakat, infaq, sodakoh dan wakaf. Sementara itu layanan spiritual dilengkapi dengan paduan lokasi masjid terdekat, arah kiblat, waktu sholat dan lainnya yang bukan cuma berlaku di tanah air tapi juga berlaku secara global di seluruh dunia. "Jadi kalau nasabah lagi di luar negeri juga bisa dengan mudah menentukan arah kiblat atau masjid terdekat," ujar Direktur Utama BSI Hery Gunardi disela press conference kinerja BSI secara daring, Jumat (30/7/2021).
Dari sisi kinerja, Hery mengatakan pencapaian BSl semester 1 membukukan laba bersih sebesar Rp 1,48 triliun, naik 34,29% secara year on year (yoy). Kenaikarn laba dipicu pertumbuhan pembiayaan dan dana pihak ketiga (DPK) yang berkualitas, sehingga biaya dana dapat ditekan. Hal itu mendorong kenaikan pendapatan margin dan bagi hasil yang tumbuh sekitar 12,71/% secara year on year (yoy). Dengan pertumbuhan laba yang signifikan, BSI dapat meningkatkan rasio profitabilitas. Hal itu ditandai dengan meningkatnya ROE (Return on Equity) dari 11,69% per Juni 2020 menjadi 13,84% per Juni 2021.
Adapun untuk menjaga pertumbuhan ke depan, Hery mengatakan BSI akarn terus meningkatkan kapabilitas digital. Pasalnya volume transaksi kanal digital BSI tumbuh signifikan sepanjang triwulan kedua 2021. Hingga Juni 2021, nilai transaksi kanal digital BSI sudah menembus Rp 95,13 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari transaksi melalui layanan BSI Mobile yang naik 83,56 % secara yoy. Jika dirinci, sepanjang Januari-Juni 2021, volume transaksi di BSI Mobile mencapai Rp 41,99 triliun. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 109,82% secara yoy.
Dari sisi bisnis, pada semester I 2021 bank syariah milik Himbara itu telah menyalurkan pembiayaan hingga Rp161,5 triliun. Jumlah tersebut naik sekitar 11,73% dari periode yang sama pada 2020 yang sebesar Rp 144,5 triliun. "Pembiayaan memang belum maksimal karena kita menyalurkannya tetap dengan prinsip kehati-hatian agar tidak membuat angka kredit macet naik," kata Hery.
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Bank Rebut Hati Nasabah Lewat Event Lifestyle
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023