Listing via SPAC, Traveloka Incar Dana US$ 400 Juta
Peruasahaan penyedia tiket pesawat dan hotel, Traveloka mengincar dana sebesar US$ 400 juta atau sekitar Rp 5,7 trilliun dari pencatatan saham di bursa efek Amerika Serikat. Pencatatan saham ini dilakukan melalui merger pencatatan dengan special purpose acquisition company, Bridgetown Holdings ltd. Adapun Bridgetown Holdings merupakan SPAC yang disokong oleh taigon Richard Li dan Peter Thiel. Sementara itu Deelstreet Asia melaporkan , Traveloka mencatat valuasi sebesar US$ 4 milliar sebelum pendemi namun valuasi ini menurun menjadi US$ 2,75 milliar ketika dilakukan negosiasi dengan investor.
Ditengah Pandemi, Traveloka masih bisa menghimpun dana sekitar US$ 250 juta, Traveloka sudah melakukan ekspansi ke tujuh negara dan mengakuisisi tiga perusahaan yang merupakan kompetitor langsung seperti Pegipergi di Indonesia, MYtour di Vietnam, dan TravelBook di Philipina. Dengan dilakukannya merger tersebuit Traveloka akan bersaing dengan Grab Holdings untuk mencapai Unicorn terbesar di Asia Tenggara. Adapun Grab Holdings berencana mencatatkan sahamnya di Bursa AS pada tahun dan ini berpotensi menghasilkan valuasi sekitar US$ 39,5 milliar.
Sementara itu, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) akan listing di Bursa Efek Indonesia, hari ini. Perseroan meraup dana 21,9 trilliun dari IPO. Adapun jumlah saham yang dilepas ke publik sebanyak 25,76 milliar saham setara 25% harga IPO sebesar RP 850 persaham. Sementara itu, GoTo. perusahaan hasil merger Gojek dan Toko Pedia, juga dikabarkan akan listing di Bursa Efek Indonesia pada tahun ini. GoTo salah satu merupakan perusahaan teknologi yang berkembang di kawasan Asia Tenggara. Hingga akhir 2020, GoTo mencatat total gross transanction ralve lebih dari dua juta pengendara dan 11 juta mitra merchant per Desember 2020. Sementara pengguna aktif bulanan mencapai 100 juta orang. (YTD)
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023