;

Iwak Tempalo Fenomena UMKM Baru

10 Jun 2021 Sumatera Ekspres
Iwak Tempalo Fenomena UMKM Baru

BADAN Pusat Statistik juga mencatat adanya kenaikan angka kemiskinan pertama dalam tiga tahun terakhir. Kemiskinan ekstrem memang meningkat akibat bencana pandemik Covid 19 tahun ini. Bank Dunia bahkan meramalkan bahwa tingkat kemiskinan akan terus bertambah dikarenakan bencana pandemik Covid 19.

Sebetulnya ekonomi kreatif ini melalui usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sudah terbukti dapat bertahan dari krisis. Pada tahun 2008, UMKM mampu bertahan pada krisis keuangan global tahun 2008. UMKM mempunyai kekuatan yang cukup dalam menopang perekonomian Indonesia karena UMKM dianggap dapat mejaga roda ekonomi negara dari ancaman banyaknya pengangguran.

Dimasa pandemik, masyarakat harus berjuang ekstra keras untuk meneruskan kehidupan mereka. Banyak dari mereka yang menjadikan hobi menjadi sarana mencari penghasilan di masa pandemik. Hobi ini berubah menjadi ekonomi kreatif yang menghasilkan pendapatan di masa sulit akibat pandemik.

Ternak ikan cupang menjadi salah satu profesi yang menjadi primadona saat ini bagi masyarakat saat ini. Hasilnya juga terbukti cukup menjanjikan karena dilihat dari peminat ikan cupang hias yang meningkat dan nilai jual ikan cupang yang cukup tinggi saat ini.

Usaha ikan cupang atau lwak tempalo jika dilihat hanyalah sebuah usaha kecil, tetapi usaha ini memiliki prospek untuk dapat meningkatkan geliat ekonomi di masyarakat. Sebagai salah satu usaha mengentaskan kemiskinan, usaha ikan hias merupakan hobi yang dapat menghasilkan nilai tambah. Usaha yang dimulai dari hobi saat ini sedang marak, salah satunya adalah usaha ikan cupang atau iwak tempalo. Usaha ikan cupang ini bahkan sudah merambah ke beberapa publik figure, dan yang tidak tanggung-tanggungnya lagi, para public figure mau mengeluarkan uang puluhan juta bahkan ratusan juta agar dapat memiliki ikan cupang jenis tertentu. Populernya ikan dengan nama latin Betta sp ini pun mendatangkan pundi-pundi bagi orang yang terjun dalam dunia percupangan ini dan mampu memberikan nilai tambah bagi beberapa keluarga di masa bencana pandemik Covid 19.

Menurut Wikipedia (2021), ikan cupang atau Betta sp atau dalam bahasa Palembang disebut iwak tempalo merupakan ikan air tawar yang habitat asalnya adalah beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura dan Vietnam. Ikan ini mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya.

Ikan cupang terbagi dalam tiga kategori, yaitu cupanghias, cupang aduan, dan cupang liar. Ikan cupang adalah salah satu jenis ikan yang dapat bertahan hidup dalam waktu yang lama walau ditempatkan pada wadah dengan volume air sedikit dan tanpa alat sirkulasi udara atau aeratof. Makanan ala favorit ikan cupang adalah jentik nyamuk, cacing sutra, cacing darah atau kutu air.

Perkembangan teknologi dan pembangunan juga meningkat angat pesat, tentunya hal tersebut mempengaruhi pola hidup di masyarakat. Usaha ikan cupang mulai menyesuaikan dengan berbagai failitas teknologi dengan menggunakan media sosial, seperti Instagram, YouTube, dan Facebook sebagai wadah promosi dan penjualannya. Usaha ikan cupang saat ini sedang mengalami kejayaannya. Beberapa provinsi di Indonesia bahkan mulai mengangkat ikan cupang sebagai kontes di daerah masing-masing. Bahkan hadiah yang di berikan juga tidak dalam jumlah yang sedikit, tetapi bernilai puluhan juta rupiah.

Bisnis ikan cupang ini juga menjanjikan peluang yang luar biasa depgan prospek ekspor yang Cukup besar. Menurut data Badan Pusat Statistik (2020) menunjukkan data pada 2018 nilai ekspor ikan hias Indonesia mencapai US$32,23 juta, pada semester 1 2019 nilai ekspor ikan hias sudah mencapai US$16,54 juta atau tumbuh 2,56% dibandingkan semester 1 2018. Pada 2020 ditargetkan 6 persen-10 persen total nilai ekspor perikanan disumbangkan melalui ekspor komoditi ikan hias.

Bisnis ikan cupang sebagai ikan hias merupakan bisnis yang cukup menjanjikan dan perlu dicoba. Modal yang dibutuhkan tidak begitu besar, tetapi keuletan, ketelatenan serta ketekunan yang membutuhkan modal yang besar. Selain mengetahui keuntungan dalam bisnis ikan hias satu ini adalah memahami bagaimana cara budidayanya. Langkah utama yang perlu dilakukan dalam melakukan bisnis di ikan cupang adalah memilih bibit ikan yang berkualitas.

Beberapa pencinta ikan cupang bahkan memburu bibit ikan cupang yang berasal dari Thailand. Hal ini disebabkan, bibit ikan cupang Thailand dikenal dengan variasi atau jenis yang beragam, dan dengan warna-warna yang memikat. Pemberian pakan menjadi hal yang sangat penting dikarenakan pakan sangat menentukan hasil ternak ikan cupang hias ini.

Menjalani suatu bisnis memang memiliki kelebihan dan kekurangan, sama halnya dengan bisnis ini. Meskipun modal yang dibutuhkan kecil, ikan cupang harus dirawat agar bisa tumbuh dengan baik. Jika dilakukan dengan tekun, pastinya bisnis ini membuahkan hasil yang bagus. Fenomena bisnis ikan cupang ini menumbuhkan dan mengembangkan jiwa kewirausahaan sebagai modal usaha mandiri dalam skala kecil.

Tahun 2021 ini masih memberikan prospek yang menjanjikan bagi bisnis ikan cupang, karena belum terlihat tanda-tanda penurunan permintaan. Tidak bisa menafikan komunitas hobi ikan cupang di Indonesia justru semakin meningkat di tahun ini. Oleh sebab itu bisa dikatakan bisnis ini masih cukup menjanjikan untuk dipilih. Fenomena bisnis ini akan membuat suatu lapangan pekerjaan baru dengan wirausaha UMKM pada bisnis ikan cupang.


Tags :
Download Aplikasi Labirin :