;

Kawasan Penambangan Bitcoin di Tiongkok Usulkan Sanksi Berat

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 27 May 2021 Investor Daily, 27 Mei 2021
Kawasan Penambangan Bitcoin di Tiongkok Usulkan Sanksi Berat

GUANGZHOU – Wilayah Mongolia Dalam di Tiongkok telah mengusulkan sanksi atau hukuman berat bagi perusahaan-perusahaan dan individu yang terlibat dalam penambangan mata uang digital. Pihak berwenang disebut-sebut ingin mengambil tindakan lebih lanjut atas praktik ini. Langkah tersebut dilakukan setelah Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He, pada pekan lalu menyampaikan pernyataan mengenai perlunya menindak penambangan Bitcoin dan perilaku perdagangan demi mencegah transmisi risiko individu ke bidang sosial. Komentar itu dipandang sebagai niatan Tiongkok untuk melanjutkan tindakan tegas – yang telah berlangsung selama empat tahun – terhadap perdagangan bitcoin dan aktivitas terkait mata uang kripto (cryptocurrency) lainnya.

Komisi Pembangunan dan Reformasi Mongolia Dalam juga menyatakan, perusahaan-perusahaan semacam itu dapat dicabut izin usahanya jika diketahui terlibat dalam pertambangan. Dukungan kebijakan istimewa pemerintah yang saat ini dinikmati komputasi awan (cloud computing) atau pusat data terancam dicabut. Ada juga hukuman berat bagi individu yang terlibat dalam pencucian uang dari penggalangan dana melalui mata uang digital. Sikap tegas Mongolia Dalam soal penambangan dimulai pada Maret, setelah mengumumkan rencana melarang proyek baru penambangan mata uang kripto dan menutup aktivitas yang ada untuk mengurangi konsumsi energi. Pasalnya, wilayah Tiongkok utara telah gagal memenuhi target penggunaan energi Beijing pada 2019 sehingga harus menyusun rencana untuk mengurangi konsumsi daya.

Alhasil, pengawasan mendalam tentang penambangan bitcoin di Mongolia Dalam, secara khusus muncul saat Tiongkok berusaha menjadi hijau. Presiden Xi Jinping mengatakan pada tahun lalu, bahwa pemerintahannya menargetkan puncak emisi karbon dioksida (CO2) pada 2030 dan netralitas karbon pada 2060. Namun menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications, yang ditinjau rekan sejawat pada April mengatakan, penambangan bitcoin dapat merusak upaya-upaya penurunan emisi yang terjadi di negara tersebut.

(Oleh - HR1)

Download Aplikasi Labirin :