Vaksinasi Gotong Royong, Pebisnis UMKM Angkat Tangan
Bisnis, Jakarta - Program Vaksinasi Gotong Royong diperkirakan sulit diikuti oleh pelaku usaha di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM karena keterbatasan dana yang dimiliki. Kemampuan perusahaan segmen UMKM untuk ikut program vaksinasi yang diselenggarakan oleh sektor swasta jauh di bawah nominal yang ditetapkan pemerintah. Adapun, dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No. HK 01.07/Menkes/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm, pemerintah menetapkan harga vaksin senilai Rp 321.660 per dosis, ditambah biaya penyuntikan Rp 117.910 sehingga total harga menjadi Rp 879.140 per dua kali suntikan.
Harga yang dipatok pemerintah akan membebani pengusaha, terutama di sektor padat karya. Hal itu berpotensi membuat banyak perusahaan enggan mengikuti program sehingga percepatan pelaksanaan vaksinasi terkendala. Di sisi lain, pemerintah memastikan tidak akan melakukan peninjauan ulang harga vaksin.
(Oleh - IDS)
Tags :
#BisnisPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023