;

Kebakaran Lahan Kalteng Meluas

Kebakaran Lahan Kalteng Meluas

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah kembali marak, yang dalam seminggu terakhir terjadi tiga kasus yang diduga disengaja. Hingga kini, setidaknya 227,49 hektar lahan terbakar.

Tiga kebakaran itu terdapat di Kota Palangkaraya dan Kabupaten Sukamara. Meski dapat dipadamkan, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih membayangi warga Kalteng.

Data Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalteng menunjukkan, pada Januari 2021 hingga Minggu (25/4/2021) terdapat 437 titik panas di 14 kabupaten dan kota. Selain itu, terdapat 99 kejadian kebakaran lahan dengan luas mencapai 227,49 hektar. Ukuran ini hampir seluas kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kotawaringin Barat menjadi wilayah dengan luas kebakaran paling besar, hingga mencapai 77,15 hektar. Salah satunya terdapat di Kilometer 15 Jalan Pangkalan Bun ke Kotawaringin Lama, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat. Wilayah ini terbakar hebat pada Maret lalu.

Selain Kotawaringin Barat, Kota Palangkaraya kini menjadi perhatian karena dalam seminggu terakhir terdapat setidaknya dua kebakaran dengan luas terbakar 39,23 hektar. Kepala Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBPK Kalteng Kibue mengungkapkan, kebakaran yang terjadi diduga karena disengaja.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya Emi Abriyani menyatakan, kebakaran di Palangkaraya disebabkan warga sengaja ingin membuka lahan. ”Di lokasi kebakaran terdapat bekas tebasan rumput dan lahan sudah dibersihkan dengan cairan kimia yang membuat tanaman cepat mati atau kering. Kalau sudah di-roundup (cairan kimia), tinggal lempar saja, api- nya pasti terbakar,” ujarnya.


Tags :
#Lahan
Download Aplikasi Labirin :