Cari Bahan sampai Pelosok Daerah, Dihargai Puluhan Juta
Bonsai. Siapa yang tidak tertarik memandang atau memilikinya. Anggun, indah, eksotik, nuansa hijau, hingga menambah kuat ikatan batin dengan alam. Ada banyak pecinta tanaman bonsai di Metrolopis. Catatan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Palembang, jumlahnya bahkan mencapai ratusan penggemar tanaman hias tersebut. Salah satunya Fauzan AS yang juga tercatat sebagai anggota PPBI yang tinggal di Jl. S. Suparman No. 2709 Rt 29 Kel. Sukajaya Kec. Sukarami. Saat kita berkunjung, Suasana lingkungan lingkungan rumahnya begitu hijau, ada banyak tanaman, di antaranya tanaman bonsai. Dia menceritakan kegilaannya dengan tanaman hias sejak duduk di bangku SMP.
Sekitar tahun 1990. Waktu itu melihat TV hitam putih. Ada event tanaman bonsai di buka Menteri Lingkungan Hidup, Ismail Saleh. Beliau memegang tanaman bonsai. Mungil tapi indah.. Itulah yang mengilhamibya membuat tanaman bonsai. Jangan terkejut jika ke rumahnya melihat ratusan bonsai buatannya. Beragam bonsai pun ada, mulai dari bonsai pohon beringin, cucur atap, anting putri, lohansung, cemara udang, jeruk tingkil, dan lain-lain. Tapi tak sekedar mengoleksinya, Fauzan juga menjualnya dengan harga variasi mulai dari jutaan hingga puluhan juta.
Tapi ada salah satu bonsai kesayangan tidak dijual sama sekali. Bagi Fauzan, ternyata tidak semua bonsai bisa dia lepas begitu saja walaupun ditawar dengan harga tinggi. Dalam menanam bonsai selain memiliki keterampilan, keuletan, ketekunan, dan ketelitian tinggi, juga harus dibaremgi chemistry dengan bonsai buatannya. Terlebih saat mencari bahan bonsai. Untuk mendapatkan bahan juga tidak gampang. Lelaki paruh baya ini harus rela meninggalkan anak istri dan pergi ke daerah terpencil. seperti hutan Bangka. Ada banyak tanaman unik dan bisa di jadikan bonsai. Kadang ia juga beli bahan dari tangan petani. Begitu juga proses pembudidayaan memerlukan waktu panjang paling cepat 8 bulan. Dikatakan, profesi yang digeluti ini kurang lebih sudah 30 tahun. Setidaknya bisa memenuhi kebutuhan hidup bersama istri dan seorang anak. Penghasilan Fauzan bisa dibilang pasang surut. Tetapi untuk sekedar diketahui, ketika dia melepas satu bonsai miliknya, bisa untuk hidup keluarganya hingga empat bulan kedepan. Melihat perjuangan Fauzan, ada satu hal yang di dapat, selain tidak kenal lelah ternyata hobi bila di tekuni dengan benar bisa menjadi ladang rezeki bagi siapa saja.
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023