Tesla Tidak Membatalkan Investasi di Indonesia
Jakarta - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan bahwa perusahaan otomotif dari Amerika Serikat, Tesla Inc, tidak membatalkan investasinya ke Indonesia. Pemerintah masih berusaha untuk menggaet Tesla Inc dan kini masih dalam tahap negosiasi. Pernyataan tersebut menepis berita yang beredar bahwa Tesla membatalkan investasinya di Indonesia dan lebih memilih India. Informasi Tesla akan masuk dan bikin pabrik pertama di India dilontarkan oleh kepala menteri negara bagian barat daya Karnataka.
Dalam tahap negosiasi, adalah hal biasa jika terjadi pasang surut. Namun yang pasti negosiasi dengan produsen mobil listrik asal Amerika Serikat itu masih berjalan. Tarik ulur juga sempat terjadi dengan investor Korea Selatan, LG Energy Solution Ltd, yang akan investasi di industri baterai. Bahkan negosiasi dilakukan selama satu tahun lebih dan akhirnya LG memutuskan untuk membangun industri baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dengan nilai investasi mencapai US$ 9,8 miliar. Atas dasar itu, pesimistis jika Tesla akan menanamkan modalnya di Indonesia. Hal inni juga didukung oleh implementasi Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan aturan turunannya yang mendukung iklim investasi dan kemudahan berusaha di Indonesia.
(Oleh - IDS)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023