;

Menkeu Revisi Pertumbuhan Ekonomi jadi 5,3%

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 16 Feb 2021 Investor Daily, 16 Februari 2021
Menkeu Revisi Pertumbuhan Ekonomi jadi 5,3%

JAKARTA – Pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 4,5-5,3% atau sedikit menurun dari target sebelumnya di kisaran 4,5-5,5%. Pemulihan ekonomi tahun ini dari kondisi 2020 yang masih kontraksi 2,07%, akan disumbang dari sisi penerimaan maupun sisi produksi yang diperkirakan meningkat. 

“Kita terus melakukan (pemulihan) pada 2021. Kalau kita lihat 2021, dengan per tumbuhan ekonomi yang kita perkirakan kembali pulih di 4,5% hingga 5,3%,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati saat berbicara dalam Rapat Pim pinan (Rapim) TNI-Polri secara virtual, Senin (15/2).

Menkeu menegaskan bahwa kunci utama bagi terjadinya pemulihan ekonomi adalah jika pemerintah bisa mengendalikan pandemi Covid-19, program vaksinasi, dan implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Vaksinasi diharapkan menjadi faktor positif untuk menekan penularan dan mengembalikan confidence masyarakat untuk beraktivitas ekonomi.

Di sisi lain, Menkeu mengatakan, selama pandemi Covid-19, Indonesia justru menjadi negara yang menjadikan pandemi sebagai momentum untuk melakukan reformasi. Pasalnya, banyak negara yang tidak memanfaatkan krisis dan semakin terperosok dalam krisis kesehatan, sosial, ekonomi, dan politik. Dengan demikian, Menkeu berharap, Indonesia tidak hanya bisa keluar dari pandemi Covid-19, namun juga tumbuh lebih cepat dan menjadi negara yang lebih kuat.

Sri Mulyani mengatakan, kebijakan fiskal dan APBN akan digunakan secara optimal untuk mendorong momentum pemulihan berkelanjutan. Bahkan, Menkeu menilai sudah melihat tanda-tanda pemulihan ekonomi, yakni sisi konsumsi rumah tangga, investasi, dan kinerja ekspor yang menuju perbaikan meski masih negatif.

Selain vaksinasi dan 3T yang dilakukan pemerintah, Sri Mulyani meminta masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan sehingga vaksinasi bisa memunculkan herd immunity, serta tetap melakukan disiplin protokol kesehatan 3M yakni mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak. “Ini jadi kunci agar Covid-19 tetap bisa terkendali dan terus memulihkan ekonomi nasional,” tandas dia. 

Tahun ini, pemerintah mengalokasikan belanja negara sebesar Rp 2.750 triliun dengan rincian untuk belanja pemerintah pusat sebesar Rp 1.954 triliun, belanja K/L yang dialokasikan kepada 87 K/L yang anggarannya Rp 1.032 triliun dan belanja non-K/L sebesar Rp 922,6 triliun. Kemudian anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp 795,5 triliun dengan rincian Transfer ke Daerah Rp 723,5 triliun dan Dana Desa Rp 72 triliun.

(oleh - HR1)


Tags :
#Ekonomi
Download Aplikasi Labirin :