;

Bercocok Tanam Porang Terinspirasi dari youtube. Modal Lebih Sedikit Keuntungan Meningkat

08 Feb 2021 Sriwijaya Post
Bercocok Tanam Porang Terinspirasi dari youtube. Modal Lebih Sedikit Keuntungan Meningkat

Dinilai sangat cocok, bertani porang di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) cukup menjanjikan. Walaupun membutuhkan modal yang tidak sedikit, namun dalam jangka waktu 6 bulan mendapatkan penghasilan yang tinggi. Hal itu di tuturkan oleh seorang petani Sirhani Aziz, yang berawal dari menonton lewat youtube, ia mencoba membudidayakan tanaman yang menghasilakan buah dan umbi untuk pertama di wilayah perkebunan kawasan Buay Pemaca OKU Selatan.

"Awalnya tiga kwintal bertahap total tujuh kwintal bibit dengan harga pertama Rp 245 ribu per kilo, alhasil modal bibit sudah lebih  dari 100 juta," ujar Sirhani dibincangi, Minggu (7/2/2021). Sirhani menyebut pembiayaan yang diperlukan untuk awal persiapan bibit, kemudian selebihnya untuk pupuk dinilai tidak seberapa mengingat cukup menggunakan pupuk organik Rp 20 ribu perkarung, porang telah tumbuh subur. Ia mulai menanam sejak Oktober 2019 lalu di lahan seluas kisaran 2 Hektar. Namun setelah mulai panen pertama bulan Februari, Maret 2020 ia telah menghasilkan ratusan juta dari panen awal buah katak.

Sebagai orang yang telah terjun langsung membudidayakan tanaman porang, mantan petani jagung ini merincikan dari hasil buah katak dan umbi porang khususnya di wilayah OKU Selatan dapat memiliki hasil sepuluh kali lipat dari modal. Pemetikan hasil mulai dari buah katak yang dapat di panen lebih dari satu kali sejak berusia 5 - 6 bulan sekali, belum lagi umbi porang minimal Rp 10 ribu per kilo yang di perkirakan dapat menghasilkan diatas 5 ton dalam satu hektar lahan. Sedangkan khusus untuk tanaman porang yang kerdil tidak termasuk dalam produksi, dibiarkan mati batang. Setelah kemudian umbi dapat dijadikan untuk bibit yang dijual mencapai Rp 60 ribu perkilonya.

Sebagai wilayah yang memiliki kualitas tanah yang subur Kabupaten OKU Selatan, Propinsi Sumatera Selatan bertani porang memiliki keuntungan tersendiri. Seperti hanya menggunakan pupuk kompos organik dan dapat dilakukan penanaman yang rapat. 

Porang atau dikenal juga dengan nama iles-iles adalah tanaman umbi-umbian dari spesies Amorphophallus muelleri. Manfaat porang ini banyak digunakan untuk bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air, selain itu juga untuk pembuatan len dan "jelly" yang beberapa tahun terakhir kerap diekspor ke negeri Jepang. Umbi porang banyak mengandung glucomannan berbentuk tepung. Glocumannan merupakan serat alami yang larut dalam air biasa digunakan sebagai aditif makanan sebagai emulsifier dan pengental, bahkan dapat digunakan sebagai bahan pembuatan lem ramah lingkungan dan pembuatan komponen pesawat terbang, demikian dilansir laman resmi Kementerian Pertanian.

Porang adalah tanaman yang toleran dengan naungan hingga 60 persen. Porang dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja di ketinggian 0 - 700 mdpl. Bahkan, sikap tanaman tersebut dapat memungkinkan dibudidayakan di lahan hutan dibawah naungan tegakan tanaman lain. Untuk bibitnya biasa digunakan dari potongan umbi batang maupun umbinya yang telah memiliki titik tumbuh atau umbi katak (bubil) yang ditanam secara langsung.

Tags :
Download Aplikasi Labirin :