Transportasi dan Logistik, Swasta Mulai Distribusikan Vaksin
Beberapa perusahaan transportasi dan logistik mulai sibuk mendistribusikan vaksin virus corona untuk membantu pemerintah dalam program vaksinasi Covid-19 yang bergulir awal Januari 2021. Perusahaan penerbangan seperti NAM Air (Sriwijaya Air Group) dan Garuda Indonesia sudah lebih dulu mengantarkan vaksin Covid-19 ke sejumlah wilayah, baik menggunakan penerbangan reguler maupun carter.
Direktur Niaga Sriwijaya Air Group Henoch Rudi Iwanudin me ngatakan NAM Air telah menerbangkan vaksin Covid-19 dari Bandara Supadio Pontianak ke berbagai wilayah seperti Ketapang, Putussibau dan Sintang untuk diserahterimakan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten setempat mulai Rabu (27/1).
Menurutnya, penerbangan NAM Air untuk mengantar vaksin Covid-19 merupakan penerbangan reguler NAM Air yang terdiri atas nomor penerbangan IN154, IN140 dan IN144. Rudi menjelaskan NAM Air telah memperoleh izin mengantarkan vaksin sejak dari Pontianak hingga ke daerah yang dituju. Selain bentuk kepercayaan dari Pemprov Kalimantan Barat, dia menegaskan distribusi yang dilakukan NAM Air itu merupakan bentuk dukungan mencegah penyebaran Covid-19.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. Irfan Setiaputra men jelaskan Garuda juga te lah menyelesaikan tiga tahap pengangkutan vaksin Covid-19 sejak Desember 2020 hingga awal 2021. Corporate Secretary Dewata Freight International Nur Hasanah mengatakan pendistribusian vaksin akan menjadi salah satu yang di bidik kendati bukan menjadi fokus utama perseroan. Menurutnya, emiten dengan kode saham DEAL lebih berfokus kepada distribusi farmasi dan alat kesehatan. Nur menyatakan DEAL telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Promosindo Medika (Promedik), anak usaha PT Indofarma Global Medika.
Direktur utama Dewata Freight International Bimada menyatakan nilai impor dari industri pengolahan barang konsumsi pada Oktober 2020 khusus industri farmasi, produk obat kimia dan produk obat tradisional mencapai US$65,89 miliar. Besarnya nilai pasar tersebut akan menjadi pasar yang cukup potensial untuk memulai model bisnis logistik terintegrasi. Bimada juga menjelaskan penandatanganan MoU dengan anak usaha Indofarma itu membuka peluang bagi anak usaha PT Arrow Chain Management Logistics (ACML) untuk mengembangkan pergudangan dan transportasi distribusi rantai pasok dingin (cold chain).
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan dalam kegiatan distribusi ini nantinya ada dua penanggung jawab yakni Kementerian Kesehatan untuk vaksin jenis bantuan pemerintah dan Kementerian BUMN untuk vaksin mandiri. Direktur Digital Healthcare PT Bio Farma (Persero) Soleh Udin Al Ayubi menyebut saat ini sudah ada tiga anak perusahaan yang akan mendistribusikan vaksin covid-19 yakni PBF-Bio Farma, PT Kimia Farma Trading & Distribution, dan PT Indofarma Global Medika (IGM). Menurutnya, ketiganya dipastikan sudah memiliki kemampuan dan infrastruktur yang memadai dalam kegiatan distribusi vaksin.
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Peluang Bisnis PT Garuda Indonesia
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023