Ekonomi Jabar, Digital Tumbuh Positif
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan berdasarkan catatan Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi digital di Jabar termasuk penggunanya meningkat positif di atas 40%. Digitalisasi bukanlah suatu pilihan melainkan keharusan dan menjadi kebutuhan terlebih disaat pandemi Covid-19. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Jabar juga tak lepas dari upaya Pemda Provinsi Jabar mendukung pengembangan ekonomi digital. Transformasi digital terbagi dua yakni penggunaan di ruang privat dan publik.
Jabar telah melakukan upaya pelayanan publik melalui digital dengan konsep kolaborasi pentaheliks. Diantaranya Jabar Digital Service yang merupakan unit kerja digital untuk melayani masyarakat. Unit kerja lain yakni Jabar Saber Hoaks yang berfungsi melacak berita-berita bohong yang beredar di masyarakat, kemudian ada Jabar Quick Respons yaitu unit kemanusiaan yang bertugas mencari keluhan di media sosial yang sifatnya kemanusiaan.
Dari sisi ekonomi, desa-desa di Jabar juga didirikan pusat digital desa yaitu sebuah tempat untuk jualan online produk pedesaan. Peningkatan pertumbuhan ekonomi digital ini tak lepas dari tekad Jabar menjadi provinsi digital. Jabar sebagai provinsi digital secara teknis terbagi dua yaitu smart city untuk perkotaan atau daerah urban dan smart village untuk di pedesaan.
Tags :
#Digital Ekonomi umumPostingan Terkait
Transaksi Digital Melaju Kencang
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023