;

Diplomasi Vaksin Memperluas Pengaruh Tiongkok

Sosial, Budaya, dan Demografi R Hayuningtyas Putinda 11 Dec 2020 Investor Daily, 11 Desember 2020
Diplomasi Vaksin Memperluas Pengaruh Tiongkok

Langkah Pemerintah Tiongkok untuk menawarkan vaksin Covid-19 ke negara-negara miskin bukan sekadar memberikan bantuan. Melainkan juga menginginkan timbal balik diplomasi jangka panjang di tingkat global. Sementara itu, negara-negara makmur saling berebut membeli vaksin vaksin Covid-19 terdepan yang pasokannya masih terbatas. 

“Tidak diragukan lagi Tiongkok sedang mempraktikkan diplomasi vaksin dalam upaya memperbaiki citranya yang ternoda. Vaksin itu juga telah menjadi alat untuk meningkatkan pengaruh Tiongkok di tingkat global, dan mengatasi masalah geopolitik,” ujar Huang Yanzhong dari Council on Foreign Relations (CFR), kepada AFP pada Kamis (10/12). Strategi diplomasi vaksin itu kemungkinan menghasilkan banyak manfaat, mulai dari mengalihkan kemarahan dan kritik atas penanganan awal Tiongkok terhadap pandemi, meningkatkan profil perusahaan bioteknologi, sekaligus memperkuat dan memperluas pengaruh di Asia dan sekitarnya.  

Menurut laporan, para diplomat Tiongkok menandatangani kesepakatan dengan Malaysia dan Filipina – yang mana keduanya sempat mengeluhkan ambisi ekspansionis Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan. Kemudian pada Agustus, Perdana Menteri Li Keqiang menjanjikan akses vaksin prioritas ke negara-negara di sepanjang sungai Mekong, di mana kekeringan parah diperburuk pembangunan bendungan oleh Tiongkok di bagian hulu.

Jika Tiongkok dapat menangkap 15% pangsa pasar di negara-negara berpenghasilan menengah dan rendah, maka penjualannya akan mencapai sekitar US$ 2,8 miliar. Demikian menurut perkiraan Essence Securities, sebuah perusahaan pialang yang berbasis di Hong Kong. “Semua orang menuntut vaksin dan Tiongkok berada dalam posisi yang baik untuk menyentuh kelompok sosial ekonomi miskin terbesar atau di bagian bawah piramida (bottom of the pyramid),” kata seorang analis di perusahaan itu, yang menolak disebutkan namanya. Di sisi lain, dorongan vaksinasi global juga membutuhkan fasilitas penyimpanan dan rantai dingin untuk mengangkut vaksin.  

Kepercayaan terhadap Tiongkok menunjukkan penurunan pada tahun ini. Dari studi 14 negara oleh Pew Research Center, ditemukan penurunan tajam dalam persepsi negara. “Masyarakat semakin tidak percaya pada Tiongkok terkait kecenderungan terhadap tidak mempercayai kandidat vaksin yang dipimpin Tiongkok,” kata Kassam. 

Tags :
#Kesehatan
Download Aplikasi Labirin :