Karpet Merah Investasi Mobil Listrik
Indonesia bakal menjadi salah satu pusat pengembangan kendaraan listrik global. Sinyal itu nampak dari rencana raksasa otomotif dunia, Toyota Motor Corporation, yang siap membangun basis produksi mobil listrik di Tanah Air.
Toyota berencana membenamkan investasi jumbo di Indonesia, yakni USS 2 miliar atau Rp 28 triliun (kurs Rp 11.000 per dollar AS). Rencana itu terungkap dalam pertemuan virtual Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Asia Region CEO Toyota Motor Corporation Yoichi Miyazaki, Selasa (8/12).
Toyota berkomitmen mendukung upaya Indonesia dalam mengurangi emisi dan mengurangi impor minyak bagi kendaraan bermotor. “Dalam 5 tahun ke depan, Toyota menyiapkan 10 jenis kendaraan listrik bagi konsumen Indonesia. Teknologi Toyota siap juga mendukung B30 di Indonesia,” ujar Yoichi Miyazaki, dalam pernyataan resmi Selasa (8/12). PT Toyota Astra Motor (TAM) memastikan akan memulai rencana produksi mobil listrik di Indonesia di 2022.
Sebelum Toyota, sejumlah pabrikan lain sudah berkomitmen membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Hyundai Motor Company bahkan sudah membangun pabrik mobil listrik di Sukamukti, Bekasi, Jawa Barat, sejak pertengahan 2020.
Selain Toyota dan Hyundai, pemerintah juga baru saja melakukan pembicaraan awal dengan Terbatas potensi investasi perusahaan mobil listrik terbesar asal Amerika Serikat itu. Pemerintah juga mengajak jerman untuk investasi di Indonesia.
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023