Fase Terburuk Sudah Berlalu
Berdasarkan data yang
diumumkan Badan Pusat Statistik
(BPS) di Jakarta, Kamis (5/11),
ekonomi kuartal III-2020 tumbuh
5,05% secara kuartalan (quarter to
quarter/q to q) setelah tiga kuartal
sebelumnya berturut-turut negatif.
Mesin produk domestik bruto
(PDB) kuartal III-2020 adalah konsumsi pemerintah yang tumbuh
9,76% (yoy) dan 16,93% (q to q)
seiring meningkatnya realisasi
penyaluran dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Sri Mulyani menjelaskan, di sisi PDB pengeluaran, konsumsi
rumah tangga juga menunjukan tren pembalikan pada triwulan III menjadi minus
4,0% dibading kuartal sebelumnya minus 5,5%. “ Ini didukung belanja pemerintah
di bidang perlindungan sosial yang meningkat sangat tajam,” ujar dia
Di sisi lain, seluruh komponen pertumbuhan PDB menurut pengeluaran pada kuatal III sudah postif, kecuali Impor. Adapun secara tahunan, baru konsumsi pemerintah yang tumbuh positif, selebihnya negatif.
Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, membaiknya kinerja PDB pada kuartal III-2020 menunjukkan bahwa perekonomian nasional sedang dalam proses pembalikan arah menuju zona positif. Dengan demikian, fase terburuk ekonomi yang perlahan lahan berlalu.
Sri Mulyani mengungkapkan, investasi atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB) masih minus 6,48% pada kuartal III-2020 (yoy), namun lebih baik dari kuartal II-2002 yang minus 8,61%,. Bahkan secara kuartalan, PMTB tumbuh 8,45% disbanding kuartal sebelumnya minus 9,71%.
Menkeu optimis akselerasi penanganan Covid-19 dan program PEN, serta pengadaan vaksin dan vaksinasi yang direncanakan pemerintahbakal mengembalikan kepercayaan masyarakat. Dengan begitu pula, konsumsi rumah tangga yang berkontribusi sekitar 58% terhadap PDB pengeluaran bakal meningkat.
Sri Mulyani mengemukakan,
untuk mendorong pemulihan
ekonomi atau pembalikan arah
(turning point) menuju zona
positif, pemerintah akan terus
mengakselerasi belanja APBN
dan APBD serta penyaluran
anggaran program PEN pada
kuartal IV-2020.
Menkeu mencontohkan, sampai kuartal III, belanja negara
tumbuh 15,5%, ditopang realisasi
bansos dan dukungan stimulus
bagi dunia usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM).
Secara terpisah, Menko
Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, kinerja
PDB kuartal III-2020 menunjukkan bahwa fase terburuk penurunan ekonomi akibat pandemi
sudah berlalu. Ekonomi sedang
dalam tren pemulihan.
Airlangga menjelaskan, dibanding kuartal sebelumnya, seluruh komonen PDB pengeluaran
pada kuartal III tahun ini tumbuh
positif (q to q), kecuali impor.
Hal yang sama terjadi konsumsi
rumah tangga, lembaga non
profit rumah tangga (LNPRT),
konsumsi pemerintah, investasi
atau pembentukan modal tetap
bruto (PMTB), dan ekspor.
PDB lapangan usaha, menurut
Airlangga, secara kuartalan juga
membaik pada kuartal III
Menurut Menkeu Sri Mulyani,
ada dua sektor riil yang masih
tumbuh positif pada kuartal III2020,yakni sektor informasi
dan komunikasi yang tumbuh
10,61% serta sektor jasa kesehatan yang tumbuh 15,33%.
Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto mengungkapkan, pertumbuhan PDB kuartal III-2020 mengalami kontraksi 3,49% (yoy).
Namun, kontraksinya menipis
dibanding kuartal II yang minus
5,32% (yoy). Adapun secara
kuartalan (q to q), ekonomi
kuartal III-2020 tumbuh 5,05%
dibanding kuartal sebelumnya
minus 4,19%.
Menurut Suhariyanto, meskipun PDB kuartal III-2020 mengalami kontraksi 3,49% (yoy),
kontraksinya tidak sedalam
kuartal sebelumnya
Wakil Ketua Umum Kadin
Indonesia Bidang Hubungan
Internasional, Shinta Widjadja
Kamdani mengatakan, tren
positif terjadi akibat normalisasi
ekonomi di negara-negara mitra dagang Indonesia di Asia
Pasifik.
Faktor lainnya adalah meningkatnya konsumsi masyarakat
pada akhir tahun dan realisasi stimulus untuk korporasi.
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023