RCEP Untungkan Indonesia
Regional Comprehensive Economic
Partnership (RCEP) diteken 15 negara peserta,setelah melalui perundingan selama
satu dekade. RCEP bakal menguntungkan semua pihak yang terlibat, termasuk
Indonesia.RCEP atau Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional adalah
perjanjian perdagangan bebas yang
melibatkan 10 negara Asean yaitu Brunei Darussalam,Kamboja,Indonesia,Laos,Malaysia,Myanmar,Filiphina
Singapura,Thailand dan,Vietnam,Serta 5 negara mitra dagang
yakni,Tiongkok,Jepang,Korea Selatan,Australia dan,Selandia Baru, 15 negara
tersebut mewakili 29,6% penduduk dunia,32% dari produk domestik bruto (PDB)
dunia, 7,4% perdagangan dunia,dan 29,8% FDI dunia.
Ekpor Indonesia ke-14 negara RCEP selama lima tahun terakhir menunjukan tren positif, yakni tumbuh 7,35% Pada 2019,Sebuah kehormatan bagi Indonesia menjadi negara kordinator dalam proses panjang ini.
Presiden mengatakan penandatangan perjanjian kerja sama ini hanyalah sebuah permulaan, Setelah ini, negara negara yang terlibat masih harus berupaya mengimplementasikan RCEP, “Ini juga membutuhkan komitmen politik pada tingkat tertinggi. Bagi Indonesia,kami masih membuka peluang negara dikawasan untuk bergabung dalam RCEP”.
Di sisi lain, (Mendag) Agus Suparmanto
menegaskan, RCEP akan mendatangkan sederet keuntungan untuk Indonesia,seperti
peningkatan ekspor ke dunia sebesar 7,2% dan ke negara peserta RECP sebesar
8-11%,serta investasi18-22%.
Selain itu, dia menuturkan ,RCEP ini akan menciptakan lapangan kerja,meningkatkan kesejahteraan,Agus berharap RCEP dapat menjadi katalis bagi Indonesia untuk memasuki rantai plosok dunia atau global value chain secara lebih dalam,sehingga mampu membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional pasca-Covid-19.
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023