Holding BUMN Penerbangan Ditarget Terbentuk Akhir Tahun
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, pembentukan holding BUMN penerbangan (aviasi) ditargetkan dapat dimulai akhir tahun ini. Pembentukan holding tersebut ditandai dengan terbitnya peraturan pemerintah (PP) tentang pembentukan holding BUMN penerbangan.
Sebetulnya, penerbitan PP sendiri sudah molor dari target. Irfan pernah menyampaikan PP tentang pembentukan holding BUMN penerbangan itu ditargetkan terbit Oktober 2020. “(Holding BUMN penerbangan) sedang difinalisasi, tapi semua itu menunggu PP keluar. Diharapkan bulan Oktober keluar,” ujar Irfan pada Juli lalu.
Kementerian BUMN telah menunjuk PT Survai Udara Penas (Persero) sebagai induk holding penerbangan. Pasalnya, seluruh saham perusahaan itu masih digenggam pemerintah. Selain Garuda Indonesia, beberapa perusahaan yang akan menjadi anggota holding penerbangan, yakni PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Pelita Air (Persero), dan PT Air Nav Indonesia (Persero).
Postingan Terkait
Penetrasi Asuransi Swasta Masih Meluas
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Kemenaker Siaga Hadapi Gelombang PHK
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023