;

Pemerintah Tinggalkan Ketergantungan "Windfall" demi Strategi Pajak Berbasis Kepatuhan Sukarela

Politik dan Birokrasi Ayunda Sinta 18 Jun 2026 LESSON LEARNED SEMINAR NASIONAL KOMPAK MENATAP OUTLOOK EKONOMI 2026 DAN MERACIK STRATEGI PENGAMANAN
Pemerintah Tinggalkan Ketergantungan "Windfall" demi Strategi Pajak Berbasis Kepatuhan Sukarela

Kinerja penerimaan pajak yang sempat mengalami tekanan pada tahun 2025 akibat pelemahan konsumsi dan meningkatnya restitusi korporasi menjadi pelajaran berharga. Pemerintah kini secara tegas menyatakan akan meninggalkan ketergantungan pada windfall revenue atau penerimaan tak terduga dari lonjakan harga komoditas global.

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, dalam Keynote Speech-nya pada Seminar Nasional KOMPAK bulan April 2026 lalu, menekankan bahwa outlook penerimaan pajak ke depan sangat dipengaruhi oleh dinamika geopolitik dan fluktuasi energi. Oleh karena itu, penguatan penerimaan diarahkan pada perluasan basis pajak yang berkeadilan, integrasi data lintas sektor, dan optimalisasi sumber ekonomi baru. Upaya ini ditopang oleh empat pilar utama: penguatan basis penerimaan struktural, kepatuhan berbasis risiko dan data, keseimbangan penerimaan dengan pertumbuhan, serta transformasi SDM.

Target penerimaan pajak untuk tahun 2026 sendiri ditetapkan pada angka yang sangat menantang, yakni Rp2.357,7 Triliun, yang menuntut tingkat pertumbuhan sebesar 22,9% dari realisasi tahun 2025. Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, memaparkan bahwa Strategi penerimaan pajak masa depan tidak lagi bertumpu pada penegakan semata, tetapi pada kemitraan berbasis kepatuhan dan integrasi data untuk menciptakan kepastian, keadilan, dan keberlanjutan fiskal negara.

Ke depannya, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) akan mengedepankan pendekatan cooperative compliance. Pendekatan ini merupakan paradigma baru dalam membangun kemitraan antara otoritas pajak dan wajib pajak yang berbasis pada manajemen risiko. Dengan model ini, DJP berupaya meningkatkan kepastian pajak, menurunkan sengketa, dan menekan biaya kepatuhan wajib pajak itu sendiri. Dengan strategi ini, penerimaan pajak diharapkan tidak hanya meningkat secara kuantitatif, tetapi juga berkelanjutan, adaptif terhadap kompleksitas ekonomi modern, dan mampu mendukung ketahanan fiskal nasional.

Tags :
#Pajak
Download Aplikasi Labirin :